Sayang, coba kau renungi...
Coba kau dengarkan apa yang hatimu katakan...
Coba lihat siapa yang ada dalam hatimu?
Apakah kau mendengar namaku disebut?
Apakah kau melihat sosokku di hatimu?
Apakah kau melihat sosokku di hatimu?
Adakah aku di hatimu, Sayang?
Sungguh, hati ini trelanjur memilih kamu, dan aku tidak ingin kembali tersakiti, kecewa, dan terkhianati. Kau tau bagaimana kisahku yang terdahulu. Kau tau bagaimana aku menangis dan membenci ia karena penghianatannya. Kini aku tidak kingin kau melakukan kesalahan yang sama.
Aku adalah perempuan rapuh, lebih rapuh dari yang kau bayangkan. Bahkan serapuh-rapuhnya aku, ternyata aku masih jauh lebih rapuh dari dugaanku. Aku hanya ingin kau tahu, bahwa hati ini masih dan selalu memilihmu.
Kasih, tidakkah kau ingin melihatku bahagia karena bersanding denganmu? Tidakkah kau ingin aku bangga karena memiliki hatimu? Tidakkah kau ingin melihatku menangis terharu karena perubahan sifatmu?
Kasih, aku menerimamu apa adanya, maka ku mohon, terima lah aku apa adanya.
Kasih, aku berusaha memahami sikap dan sifatmu, maka ku mohon, pahami sikap dan sifatku.
Kasih, aku ingin kita akan bersama selamanya dalam ikatan yang sebenarnya, tidakkah kau menginginkan hal yang sama?
Kasih, mengertikah kau akan rindu yang menyiksa batin?
Kasih, tidakkah kamu mengerti betapa aku selalu menginginkan suaramu?
Sekali ini, aku mohon, mengertilah, kasih...
Aku tidak lagi ingin kehilangan kamu...
Sekali ini, aku mohon, marilah kita saling memahami...
Jangan lagi sakiti aku tanpa sadarmu...
Aku tidak ingin perbedaan itu mengakhiri kisah kita...
Coba ku pahami, apa arti hubungan ini untukmu?
Tak mungkin jika kau hanya ingin bermain saja, aku pun begitu...
Sayang, tetaplah di hatiku, selamanya...
:)
Luv 'AV'
Sebentuk Hati Buat Kekasih...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar