Sabtu, 14 Juli 2012

Biarkan Mengalir Saja

Aku merasakan kedamaian saat bersamamu. Aku merasakan bahagia yangg luar biasa saat bersamamu. Aku mampu menjadi diriku sendiri, jujur akan perasaan yang menggelayuti. Aku tak pernah berbohong akan keadaanku padamu. Aku benar-benar ingin bersamamu, merasakan damainya setiap hari.
Namun tak semua akan sempurna, sempurna hanya milik Tuhan. Aku sadari itu. Begitu pula denganmu. Sesempurna apapun aku melihat kamu, nyatanya kamu pun masih memiliki celah yang tak pernah menyempurnakan kesempurnaanmu.
Jujur saja memang ada sedikit keluhanku pada sifat burukmu. Misalnya saja kebiasaan merokokmu atau menyeruput kopi. Bangun di malam hari dan tidur saat umat manusia beraktivitas. Itu adalah contoh dari sifat burukmu yang mengganggu 'kesetiaan'ku.
Harapanku adalah kamu masa depanku. Aku ingin kamu berubah menjadi yang lebih baik, memperbaiki 'kesalahan' yang terdapat dalam dirimu. Akan aku dampingi kamu selama kamu memiliki niat itu. Aku ingin kamu benar-benar melupakan masa lalumu juga. Berpalinglah pada cinta ini...
Hanya itu, hanya itu keinginanku padamu sebenarnya. Aku ingin kamu memperbaiki 'kesalahan' hidup mu dan berjalan di sisiku dengan menatap masa depan secerah mungkin. Kamu adalah laki-laki yang membuatku merasakan 'chemistry'. Laki-laki pertama. 
Namun aku tak ingin membuat semua ini berjalan dengan keterpaksaan. Aku ingin semua ini mengalir dengan tenang. Biarkan saja semua seperti ini. Tanpa ikatan seperti yang kamu inginkan. Yang terpenting adalah hati kita. Semoga saja apa yang di dalam hatimu adalah apa yang di dalam hatiku. 
Aku ingin bertahan dengan rasa ini, aku ingin menjadikan kamu lebih baik. Bukan sekadar keinginanku, tapi ini pun demi kebaikanmu. Aku ingin kita bersama melalui pahit dan manis kehidupan. 
Bisakah? Biarkan semua mengalir saja.. :)
- V -

Tidak ada komentar: