Jumat, 22 Februari 2013

Merindukan Anda

Berapa lama kita tidak bertatap muka? Sangat lama.
Berapa lama kita tidak bertukar suara? Sangat lama.
Bagaimana keadaan Anda di sana? 
Bagaimana suasana hati Anda saat ini?
Entah mengapa tiba-tiba saya merindukan Anda.
Ingin tahu apapun perkembangan Anda.
Namun saya hanya bisa diam.
Di antara rimbunan rasa, rindu itu menyeruak.
Butuh tenaga untuk membuatnya netral sementara hati ini sedang malas berargumen.
Sudahlah, biarkan ini begini tanpa aku mengucap.
Cukup hati dan Tuhan yang tahu, bahwa ada rindu yang terpendam.
Biarkan saja begini, karena aku lelah dengan amarahmu.
Cukup aku berharap pada Tuhan tentang penggantiku di hatimu, kelak kalian 'kan bahagia.
To : My ExBoy

Tidak ada komentar: