Setiap insan pasti
memiliki kisah. Kisah yang sama walau rasa yang berbeda. Kita boleh saja
bangga dengan kisah bahagia yang kita miliki, kita pun boleh mengatakan
kisah sedih kita lah yang paling tragis. Tak ada yang melarang.Begitu
pula dengan aku, jika aku katakan kisahku adalah bahagia dan tragis
kemudian aku menangis karena terjatuh atau tersenyum karena bahagia, tak
akan semua orang mengatakan hal yang sama.
Ini tentang aku.
Bolehkah aku bertanya, "Sejak kalian mengenal aku, apakah aku pernah
membuat kalian kecewa?" Jika jawaban kalian adalah "Iya." Maka maafkan
aku. Sungguh sebenarnya aku tak pernah bermaksud membuat kalian kecewa.
Semua hanya karena keterbatasanku saja.
Satu persatu aku mengenal
kalian, di awal perkenalan, aku pastikan bahwa aku bahagia dan aku
tersenyum menyambut kedatangan kalian, apakah kalian pun begitu?
Namun
aku sadar, tak semua jalan menuju Roma berjalan dengan mulus, akan ada
jalan berbatu, jalan berkelok, ataupun jalan terjal. Sama halnya dengan
kisah kita, tak semulus kisah persahabatan atau cinta dalam dongeng.
Terkadang
aku berpikir, mengapa kalian semakin jauh denganku, semakin hilang dari
pandangan walau aku mendekat. Terkadang aku berkhayal untuk berkumpul
dengan kalian pada satu waktu. Aku tahu, dunia ini luas. Dunia ini bukan
hanya aku dan kalian. Namun pernah kah kalian sebentar saja berpikir
tentang aku? Semua hal yang pernah kita alami bersama?Karena kalian
masing-masing memiliki tempat di hati ini, lengkap bersama kisah kita.
Meresapi kehidupan tak semudah membaca buku meski hidup ini bagaikan sebuah buku yang terus terisi oleh kisah-kisah.
Aku mengenal kalian dengan berbagai kisah pula.
Dengan
bantuan organisasi, pertemuan singkat di bulan purnama, satu atap
pendidikan, ataupun satu hobi. Semua aku kenang, semua aku simpan. Meski
selalu saja ada kepingan yang hilang.
Meski kisah kita mungkin
'vakum', dalam hati sebenarnya aku tak ingin seperti itu. Namun apa
daya, aku tak dapat memaksakan kehendak kalian jika memang kalian pun
ingin menjauhi aku. Tidak, aku tidak marah pada kalian jika memang
kalian pergi, aku hanya membodohi diri sendiri. Menekuri apa yang salah
denganku hingga kalian pergi. Kuucapkan terima kasih pada kalian yang
telah mengajarkan aku banyak hal. Mengajarkan aku tentang pahit dan
manis kehidupan. Terima kasih telah memberikan kesempatan untuk hadir
dalam hidup kalian.
Hanya saja aku ingin kalian tahu, aku sayang kalian. Dengan masing-masing definisi....:)
- for all my story -
^ MWP ^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar