Sabtu, 09 Juni 2012

Kotak Kisah

Setiap insan pasti memiliki kisah. Kisah yang sama walau rasa yang berbeda. Kita boleh saja bangga dengan kisah bahagia yang kita miliki, kita pun boleh mengatakan kisah sedih kita lah yang paling tragis. Tak ada yang melarang.Begitu pula dengan aku, jika aku katakan kisahku adalah bahagia dan tragis kemudian aku menangis karena terjatuh atau tersenyum karena bahagia, tak akan semua orang mengatakan hal yang sama.
Ini tentang aku. Bolehkah aku bertanya, "Sejak kalian mengenal aku, apakah aku pernah membuat kalian kecewa?" Jika jawaban kalian adalah "Iya." Maka maafkan aku. Sungguh sebenarnya aku tak pernah bermaksud membuat kalian kecewa. Semua hanya karena keterbatasanku saja.
Satu persatu aku mengenal kalian, di awal perkenalan, aku pastikan bahwa aku bahagia dan aku tersenyum menyambut kedatangan kalian, apakah kalian pun begitu?
Namun aku sadar, tak semua jalan menuju Roma berjalan dengan mulus, akan ada jalan berbatu, jalan berkelok, ataupun jalan terjal. Sama halnya dengan kisah kita, tak semulus kisah persahabatan atau cinta dalam dongeng.
Terkadang aku berpikir, mengapa kalian semakin jauh denganku, semakin hilang dari pandangan walau aku mendekat. Terkadang aku berkhayal untuk berkumpul dengan kalian pada satu waktu. Aku tahu, dunia ini luas. Dunia ini bukan hanya aku dan kalian. Namun pernah kah kalian sebentar saja berpikir tentang aku? Semua hal yang pernah kita alami bersama?Karena kalian masing-masing memiliki tempat di hati ini, lengkap bersama kisah kita.
Meresapi kehidupan tak semudah membaca buku meski hidup ini bagaikan sebuah buku yang terus terisi oleh kisah-kisah.
Aku mengenal kalian dengan berbagai kisah pula.
Dengan bantuan organisasi, pertemuan singkat di bulan purnama, satu atap pendidikan, ataupun satu hobi. Semua aku kenang, semua aku simpan. Meski selalu saja ada kepingan yang hilang.
Meski kisah kita mungkin 'vakum', dalam hati sebenarnya aku tak ingin seperti itu. Namun apa daya, aku tak dapat memaksakan kehendak kalian jika memang kalian pun ingin menjauhi aku. Tidak, aku tidak marah pada kalian jika memang kalian pergi, aku hanya membodohi diri sendiri. Menekuri apa yang salah denganku hingga kalian pergi. Kuucapkan terima kasih pada kalian yang telah mengajarkan aku banyak hal. Mengajarkan aku tentang pahit dan manis kehidupan. Terima kasih telah memberikan kesempatan untuk hadir dalam hidup kalian.
Hanya saja aku ingin kalian tahu, aku sayang kalian. Dengan masing-masing definisi....:)
- for all my story -
^ MWP ^

Tidak ada komentar: