Kamis, 09 Februari 2012

Rasa Bunda

Senandung lagu Bunda mengalun
Bulir air mata mengalir lembut
Jemarinya menari lincah membelaiku
“Bunda, mengapa menangis?”
“Aku berseru pada Tuhan.”
Sejenak aku terdiam, tak mengerti
Kelak aku mengerti, ku usap pipi Bunda
“Usah menangis, Bunda, Tuhan meminjam kakiku.”
Bulir air mata kian deras
Bagaimana Tuhan menciptakan aku?
Mengapa Tuhan tega membuat Bunda menangis?
Ku nikmati keindahan dunia meski tak sempurna
Ku sapa Tuhan dengan ramah dan senyum
Ini bukan salah Bunda, ini takdir Tuhan
Tuhan ingin kakiku menyelamatkan aku dari buruknya neraka
Tuhan ingin menolongku berlari ke tempat terindah
Karena itulah Tuhan akan mengembalikan kakiku di surga
Bunda menebar senyum
Menegakkan batin yang berseru
“Bunda bangga padamu, Nak....”
Dan dunia pun tersenyum menyambut pelangi
Senyum Bunda indah seperti pelangi
Aku meski tak sempurna, merasa sempurna di samping Bunda

Tidak ada komentar: