Senandung lagu Bunda mengalun
Bulir air mata mengalir lembut
Jemarinya menari lincah membelaiku
“Bunda, mengapa menangis?”
“Aku berseru pada Tuhan.”
Sejenak aku terdiam, tak mengerti
Kelak aku mengerti, ku usap pipi
Bunda
“Usah menangis, Bunda, Tuhan
meminjam kakiku.”
Bulir air mata kian deras
Bagaimana Tuhan menciptakan aku?
Mengapa Tuhan tega membuat Bunda
menangis?
Ku nikmati keindahan dunia meski
tak sempurna
Ku sapa Tuhan dengan ramah dan
senyum
Ini bukan salah Bunda, ini takdir
Tuhan
Tuhan ingin kakiku menyelamatkan
aku dari buruknya neraka
Tuhan ingin menolongku berlari ke
tempat terindah
Karena itulah Tuhan akan
mengembalikan kakiku di surga
Bunda menebar senyum
Menegakkan batin yang berseru
“Bunda bangga padamu, Nak....”
Dan dunia pun tersenyum menyambut
pelangi
Senyum Bunda indah seperti pelangi
Aku meski tak sempurna, merasa
sempurna di samping Bunda

Tidak ada komentar:
Posting Komentar