Setelah aku berpikir lama, akhirnya aku tahu apa yang harus aku lakukan.
Aku tak ingin semakin lama terpuruk dalam dusta tak berujung.
Aku pun tak ingin terjebak dalam rasa hina.
Aku ini hanya manusia, tak sempurna seperti pandanganmu.
Aku ini tak pantas untukmu seperti yang kau bayangkan.
Sudahlah, aku memilih untuk tetap menutup hati.
Bukan karena masa lalu, tapi karena aku masih tak sanggup percaya pada masa depan yang kau tawarkan.
Terlalu istimewa untukku, membuatku merasa tak nyaman.
Cukup sampai di sini saja aku memberi harapan untukmu.
Maafkan aku.
Aku yakin, kamu bukan laki-laki pecundang.
Aku yakin akan ada banyak perempuan yang mencintaimu, hanya saja kau perlu membuka hati untuk mereka.
Keputusan ini tak dapat lagi kuubah.
Sudah keputusan mutlak.
Maafkan aku...
Terima kasih untuk perhatian yang telah kau berikan.|
Jangan lagi salahkan masa laluku yang menurutmu adalah faktorku mengambil keputusan.
Maafkan aku..
Ini hanya antara kita, aku dan kau.
Bukan dia atau mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar