Meski kau telah menghilang sekian lama dari peredaranku, ketika kudengar suaramu, rasa kesal di dada hilang seketika. Perhatian yang kau berikan padaku adalah semangat yang luar biasa bagiku. Rasa marah yang tertimbun jauh dalam hati seketika melumer dengan hangatnya ucapanmu.
Aku lupa kemarin telah menangis karena lelah memahami sifatmu. Aku lupa kemarin telah ragu untuk melanjutkan hubungan kita. Aku lupa kemarin telah hanyut dengan keinginan untuk mencari yang lain. Sungguh aku melupakan kesalahn besarmu beberapa hari terakhir.
Sayang, tahukah bahwa hati ini tak akan pernah bisa mendua. Aku bukan lah perempuan yang gampang mencari pengganti. Yakinlah bahwa aku sayang padamu.
Sayang, tahukah kamu, bahwa aku sangat menyukai caramu bercakap denganku. Mengingatkan jadwal makan, marah kecil karena aku belum makan, dan sejumlah tindakanmu yang membuatku tersenyum geli.
Sayang, tahukah kamu, bahwa aku ingin memilikimu seutuhnya, tanpa celah. Karena aku ingin kau percaya padaku, berikan hatimu untukku, Sayang...
Aku yakin padamu...
Pada cintamu...
Kucoba untuk selalu percaya pada hati
Tak akan ada yang sia-sia
Karena itulah aku bertahan
Karena itulah aku di sini
Selamanya hati ini akan memahamimu
Karena aku yakin padamu
Kan kau balas cinta ini dengan senyuman
Ketika aku jatuh dan tak berdaya
Ku harap kau lah penopangku
Karena aku yakin padamu....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar