Waktu terasa sangat cepat berjalan jika aku di sampingmu. Waktu terasa sangat lambat jika aku jauh darimu. Hanya sekejap saja pertemuan kita semalam. Namun rasanya luar biasa. Inikah nikmatnya jatuh cinta? Yang pertama aku rasakan denganmu. Tak bosan aku melihat wajahmu yang membawa kedamaian dalam hati. Tak pernah aku bosan memandang wajahmu yang semakin indah di hati.
Sungguh, ini adalah pengalaman pertamaku melihat seseorang dengan rasa nyaman, tak merasa bosan meski sekian lama memandang.
Kasih, apa yang tengah kau rasakan untukku?
Adakah aku di hatimu?
Meski aku tahu jawabanmu, namun aku ingin mendengar, mendengar, dan mendengarnya lagi.
Orang bilang aku adalah pujangga. Bukan, aku bukan pujangga. Aku hanyalah seorang pencipta cerita atas apa yang aku kerjakan, aku alami, aku rasakan. Aku tidak pernah pandai merangkai kata demi kata yang indah seperti layaknya pujangga.
Beberapa kali kita bertemu, semua pertemuan kita sangat singkat. Namun aku berharap kisah kita tak sesingkat pertemuan kita. Karena aku telah menyandarkan bagian dari yang paling penting dari hidup ini di bahumu. Karena aku telah memasrahkan perjalanan kisahku bersamamu.
Mahalnya pertemuan kita. Jauh kita melangkahkan kaki, menempuh jarak yang tak wajar, hanya untuk sedetik pertemuan. Namun aku sangat menikmati semua ini.
Kasih, aku harap kamu lah yang terakhir untukku, karena aku telah lelah dengan semua cerita cinta yang tiada akhir. Aku lelah bergaul dengan masa lalu yang kelam, masa lalu yang mungkin tak akan pernah bisa aku maafkan dengan sepenuh hati.
Mahalnya pertemuan kita adalah kenikmatan tersendiri bagi kita dalam menjalani hubungan ini. Jangan pernah bosan dengan hubungan kita, dan jangan pernah bosan untuk membaca kisah kita.
Sekali lagi aku katakan, jangan percaya mereka yang mengatakan bahwa aku adalah pujangga, aku tak pantas untuk menjadi pujangga. Merangkai kata saja aku tak seindah penyair cinta. Aku adalah aku, yang hanya mensyukuri pertemuan kita. Aku adalah aku, yang berusaha mengindahkan setiap pertemuan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar